Langsung ke konten utama

47 Ribu Personel Gabungan Amankan Jakarta Jelang Putusan MK Soal PHPU Pilpres

Kata Berita - Aparat gabungan TNI-Polri menjaga gedung Mahkamah Konstitusi, Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Istana Merdeka menjelang sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019. 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, sebanyak 47 personel gabungan diinstruksikan untuk menjaga objek vital di Ibu Kota. Dia merinci dari unsur TNI mengerahkan 17 ribu personel, Polri 28 ribu personel dan pemerintah 2 ribu petugas.
"Jadi seluruh kekuatan yang terlibat dalam pengamanan di gedung MK dan sekitarnya hampir 47 ribu," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019).
Personel yang akan mengamankan gedung MK lebih banyak ketimbang gedung lain. Sebanyak 13 ribu personel dikerahkan di gedung MK di Jalan Medan Merdeka Barat.
"Kemarin disampaikan untuk pengamanan MK kurang lebih sekitar 13 ribu personel yang terlibat pengamanan di MK secara aktif," tuturnya.
Meski demikian, Dedi mengimbau kepada masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Polisi meminta masyarakat tidak takut dengan keamanan Jakarta.
"Artinya dengan kekuatan 47 ribu aparat keamanan yang mengamankan Jakarta memberikan jaminan, dan masyarakat diimbau tidak perlu takut. Jaminan keamanan ini diberikan aparat keamanan, baik dari unsur Polri maupun TNI dan tentunya dari unsur Pemda juga," jelasnya.
Sebelumnya, Mabes Polri mempetakan bahwa area gedung MK ialah wilayah steril. Polisi melarang adanya unjuk rasa di kawasan steril.
"Demo di sana (MK) tidak boleh. Ini atas dasar pertimbangan kejadian kerusuhan pada 21-22 Mei. Dan berdasarkan undang-undang nomor 9 tahun 1998 bahwa menyampaikan pendapat di muka publik sifatnya adalah linitatif, tidak absolut. Itu di pasal 6, ada lima ketentuan yang harus ditaati seluruh warga negara, terkait menyampaikan pendapat di muka publik," tegasnya.[]


Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aubameyang, Mane, dan Salah Jadi Pemenang Gelar Topskor Bersama

Kata Berita -  Trofi Sepatu Emas yang dihadiahkan kepada pencetak gol terbanyak  Liga Primer Inggris  harus dibagi kepada tiga nama berbeda. Pierre Emerick Aubameyang, Sadio Mane, dan  Mohamed Salah  berhasil mengoleksi jumlah gol yang sama sehingga sama-sama berhak atas trofi Sepatu Emas  Liga Primer Inggris  musim 2018-2019. Nama  Mohamed Salah  sebenarnya menjadi unggulan pertama dalam persaingan topskor musim ini. Karena sepekan sebelum laga pamungkas di gelar, penyerang asal Mesir ini telah berhasil menduduki posisi puncak dengan raihan 22 gol. Sedangkan Sergio Aguero, Aubameyang, dan Mane berada di bawahnya dengan selisih dua gol. Namun dua nama terakhir berhasil menambahkan dua gol di laga pamungkas yang membuat ketiganya memiliki jumlah koleksi gol yang sama. 22 goals Pierre-Emerick Aubameyang Sadio Mane Mohamed Salah Three amazing players, three amazing seasons and all worthy winners of the @CadburyUK Go...

Tragedi Trisakti 98 Diharapkan Tak Terulang

Kata Berita -  Peristiwa tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 diharapkan tidak kembali terulang pada saat sekarang ini. Hal itu dikatakan  Aktivis 98   Adian Napitupulu  saat berziarah ke makam pahlawan reformasi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (12/5/2019), dalam peringatan 21 Tahun  Tragedi Trisakti . "Untuk alasan apapun juga, bangsa Indonesia tidak boleh kembali ke masa lalu," kata Adian. Yakni, jaman di mana masyarakat dikekang dan terbelenggu oleh kekuasaan otoriter selama masa Orde Baru sehingga memancing pergerakan elemen mahasiswa dari seluruh Indonesia. Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menegaskan Indonesia untuk alasan apapun tidak boleh balik ke jaman dimana nyawa tidak ada harganya, jaman dimana orang tidak bisa bicara, jaman kebebasan dibelenggu sedemikian rupa. Saat ini, lanjut Adian, ada banyak kemajuan yang dirasakan masyarakat di dalam menjalani sistem demokrasi pasca reformasi. Indonesia sedikit demi ...