Di bawah kepemimpinan Ole Gunnar Solskjaer, Marcus Rashford nampaknya mulai menemukan kenyamanan hingga perlahan mulai menunjukan permaian apiknya. Sayangnya, striker Manchester United itu malah dapat kritikan dari Wayne Rooney.
Rooney yang merupakan mantan pem Manchester United- memberikan kritik terhadap gaya bermain Rashford yang dinilai tidak mampu menghemat tenaga ketika sedang berada di lapangan. Menurut Rooney, pemain 21 tahun itu terlalu sering mengajak lawan berduel satu lawan satu, hingaa membuatnya kelelahan dan tak mampu tampil konsisten selama 90 menit.ain
"Ketika saya kembali bermain di Timnas (Inggris) lawan Amerika Serikat, saya bicara kepada Rashford dan saya katakan dia terlalu sering berusaha," buka Rooney seperti dilansir dari ESPN.
"Rashford berusaha terlalu keras, dia bekerja terlalu keras dan kadang lebih sering berduel dengan lawan. Sehingga dia akan mulai lelah saat menjelang akhir pertandingan."
Rashford sebelumnya sempat menjalani masa-sama yang rumit saat MU diarsiteki Jose Mourinho. Hal itu karena manajer asal Portugal tersebut ternyata seringkali menempatkan Rashford di posisi winger, yang membuatnya merasa tak nyaman.
Beruntung, saat kepemimpinan Solksjaer, Rashford kembali ditarik ke posisi semula sebagai penyerang. Pemain asal Inggris itu pun kembali membuktikan performanya dengan menghantarkan MU menang 2-1 atas Brighton di pekan ke-23 Liga Primer Inggris, Sabtu (19/1) tadi malam. Rashford menyumbang satu gol di menit 42 setelah sebelumnya Paul Pogba lebih dulu membuka kemenangan di menit ke-27 lewat tendangan penaltinya.
Usai memberikan kritikan pada Rashford, Rooney juga mengungkapkan hal yang sama pada Jose Mourinho. Menurut Rooney, eks manajer MU itu tak mampu membuat Paul Pogba bersinar.
Alasan utama Rooney mengungkapkan itu karena ia tahu bahwa hubungan Pogba dan sang manajer tak baik. Padahal menurutnya seorang pemain bisa bermain maksimal jika ia dan sang manajer punya hubungan dan komunikasi yang baik.
"Jika Anda tidak punya hubungan yang baik dengan pelatih, maka sulit untuk berada di puncak. Pogba tentu akan sering kehilangan bola, sebab dia banyak mencoba melepaskan umpan dan itu belum tentu tepat. Tapi, Anda harus membiarkannya melakukan itu karena dua atau tiga umpan akan menjadi gol, akan menjadi peluang," tandasnya.[]
Sumber: Akurat.co
Komentar
Posting Komentar