Langsung ke konten utama

5 Tips Kerja Produktif dan Gak Lesu Saat Berpuasa

Kata Berita - Bulan Ramadan telah tiba dan mulai dijalani oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia. Selama Ramadan, pasti jam Kerja kita akan berubah. Dipercepat satu jam dari Waktu Kerja normal.
Berpuasa selama 14 jam tentu saja akan mempengaruhi tenaga serta pikiran kita alias lesu. Selagi berpuasa, kita tetap bisa kok produktif, caranya?
1. Atur Prioritas Kerja
Mulai Kerjakan yang benar-benar mendesak atau pentiing terlebih dahulu. Kemudian, Kerjakan tugas yang ringan menjelang beberapa jam sebelum balik Kerja. Dengan begini, Puasamu tetap produktif kan..
2. Optimalkan Pemanfaatan Energi
Usai sahur dan menjelang beberapa jam sebelum berbuka Puasa, sebaiknya dimanfaatkan Waktu ini untuk beraktivitas lebih. Karena pada Waktu senggang tersebutlah justru segera menyelesaikan pekerjaan yang begitu penting. Dan tidak terganggu dengan banyak email dan pesan penting dari rekan Kerja, kolega maupun atasan.
3. Manfaatkan Video Call
Teknologi yang serba canggih sangat memudahkan kita dalam urusan bekerja dan berbisnis. Apalagi adanya layanan Video Call, memudahkan kamu dalam berkomunikasi secara seluler tanpa harus bertemu langsung dan menguras tenaga selama berpuasa.
4. Istirahat yang Cukup
Ketika berpuasaWaktu kita akan berubah. Sebab, Waktu bangunnya Iebih awal saat sahur serta beribadah di Waktumalam bisa mengurangi Waktu Istirahat kamu. Nah, agar Istirahatmu berkualitas, Waktu Istirahat biasa dipakai makan siang mungkin bisa dipakai sejenak untuk tidur. Biasanya di tempat Kerja sekarang sudah disiapkan ruang khusus beristirahat dan bisa kamu pakai untuk tidur sejenak.
5. Perhatikan Asupan Makanan
Ini sangat penting selama bulan Ramadan. Jika kamu tidak bisa menjaga Asupan makanan, maka akan mengganggu kesehatanmu dan membuat Kerjamu tidak fokus. Agar bisa tetap bertenaga selama berpuasa, sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung serat, kerbohidrat, serta mengandung banyak cairan saat sahur dan berbuka.[]

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

47 Ribu Personel Gabungan Amankan Jakarta Jelang Putusan MK Soal PHPU Pilpres

Kata Berita -  Aparat gabungan  TNI - Polri  menjaga gedung  Mahkamah Konstitusi , Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Istana Merdeka menjelang sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU)  Pilpres  2019.   Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas  Polri  Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, sebanyak 47 personel gabungan diinstruksikan untuk menjaga objek vital di Ibu Kota. Dia merinci dari unsur  TNI  mengerahkan 17 ribu personel,  Polri  28 ribu personel dan pemerintah 2 ribu petugas. "Jadi seluruh kekuatan yang terlibat dalam pengamanan di gedung MK dan sekitarnya hampir 47 ribu," kata Dedi di Mabes  Polri , Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019). Personel yang akan mengamankan gedung MK lebih banyak ketimbang gedung lain. Sebanyak 13 ribu personel dikerahkan di gedung MK di Jalan Medan Merdeka Barat. "Kemarin disampaikan untuk pengamanan MK kurang lebih sekitar 13 ribu personel yang...

Aubameyang, Mane, dan Salah Jadi Pemenang Gelar Topskor Bersama

Kata Berita -  Trofi Sepatu Emas yang dihadiahkan kepada pencetak gol terbanyak  Liga Primer Inggris  harus dibagi kepada tiga nama berbeda. Pierre Emerick Aubameyang, Sadio Mane, dan  Mohamed Salah  berhasil mengoleksi jumlah gol yang sama sehingga sama-sama berhak atas trofi Sepatu Emas  Liga Primer Inggris  musim 2018-2019. Nama  Mohamed Salah  sebenarnya menjadi unggulan pertama dalam persaingan topskor musim ini. Karena sepekan sebelum laga pamungkas di gelar, penyerang asal Mesir ini telah berhasil menduduki posisi puncak dengan raihan 22 gol. Sedangkan Sergio Aguero, Aubameyang, dan Mane berada di bawahnya dengan selisih dua gol. Namun dua nama terakhir berhasil menambahkan dua gol di laga pamungkas yang membuat ketiganya memiliki jumlah koleksi gol yang sama. 22 goals Pierre-Emerick Aubameyang Sadio Mane Mohamed Salah Three amazing players, three amazing seasons and all worthy winners of the @CadburyUK Go...

Tragedi Trisakti 98 Diharapkan Tak Terulang

Kata Berita -  Peristiwa tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 diharapkan tidak kembali terulang pada saat sekarang ini. Hal itu dikatakan  Aktivis 98   Adian Napitupulu  saat berziarah ke makam pahlawan reformasi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (12/5/2019), dalam peringatan 21 Tahun  Tragedi Trisakti . "Untuk alasan apapun juga, bangsa Indonesia tidak boleh kembali ke masa lalu," kata Adian. Yakni, jaman di mana masyarakat dikekang dan terbelenggu oleh kekuasaan otoriter selama masa Orde Baru sehingga memancing pergerakan elemen mahasiswa dari seluruh Indonesia. Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menegaskan Indonesia untuk alasan apapun tidak boleh balik ke jaman dimana nyawa tidak ada harganya, jaman dimana orang tidak bisa bicara, jaman kebebasan dibelenggu sedemikian rupa. Saat ini, lanjut Adian, ada banyak kemajuan yang dirasakan masyarakat di dalam menjalani sistem demokrasi pasca reformasi. Indonesia sedikit demi ...