Langsung ke konten utama

Pernah Gagal? Berikut Ini Alasan Kenapa Harus Gagal

Kata Berita - Frustasi, marah, kecewa bahkan sampai menyalahkan diri sendiri atau orang lain padahal tidak ada hubungannya. Itulah yang akrab Sobat Milenial rasakan saat gagal. 
Sobat Milenial pernah dengar ungkapan hebat 'kegagalan bukan akhir dari segalanya melainkan bagian dari kesuksesan'? kalau iya bersyukurlah ketika kita gagal.
Mari terus belajar dan menjadikan kegagalan sebagai amunisi untuk terus berkarya dan membuat hidup kita lebih baik ke depan. Pasalnya, ketika Sobat Milenial bertanya kepada orang sukses apakah pernah gagal dipastikan jawabannya mereka akrab dengan kegagalan.
Seperti dikutip dari Laman Instagram @menjadikaya, berikut enam alasan kenapa Sobat Milenial harus gagal:
1. Pelajaran Terbaik
Pelajaran terbaik akan didapat oleh Sobat Milenial ketika mengalami kekagagalan. Karena pada saat gagal itulah seseorang akan lebih perasa dan peka serta memikirkan lebih mendalam tentang kenapa dirinya bisa gagal. Ketika mengalami kegagalan,s maka seseorang akan tahu dimana celah-celah kegagalannya.
2. Tak Pernah Mencoba
Jika tak pernah mengalami kegagalan yakinlah Sobat Milenial tidak akan pernah mencoba cara lain yang lebih inovatif. Jadi dengan sering gagal seseorang akan lebih kreatif dan survive.
3. Sukses Hasil dari Kegagalan
Gagal merupakan bagian dari kesuksesan, asalkan tidak menyerah. Mencoba dan terus mencoba adalah kuncinya. Pernah mendengar cerita berapa kali Thomas Alva Edison gagal ketika bergulat menemukan lampu listrik? jawabannya beragam mulai 999 kali sampai 1000 kali. Lantas berapa kali Sobat Milenial gagal?
4. Expert Lebih Banyak Gagal Dibanding Pemula
Untuk menjadi seseorang yang ahli dan memiliki kemampuan tinggi tentu membutuhkan waktu yang panjang dan sering mengalami kegagalan. Karena itulah wajar jika expert lebih sering gagal dari para pemula.
5. Tak Pernah Gagal, Tak Ada Cerita dan Penghargaan Ketika Sukses
Kegagalan akan menjadi cerita manis saat Sobat Milenial mencapai tingkat sukses. Sebab jika tidak pernah merasakan kegagalan, maka tidak ada yang bisa dibanggakan ketika sudah mencapai puncak kesuksesan.
Sebab penghargaan tertinggi ada pada proses bukan hasil dan bagian dari proses ada pada kegagalan.
6. Gagal Mendewasakan
Sering mengalami pahitnya kegagalan akan membuat Sobat Milenial semakin tegar dan kuat, semakin sabar dan bijak dalam menjalani hidup. Sabar pada akhirnya akan mendewasakan. []

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

47 Ribu Personel Gabungan Amankan Jakarta Jelang Putusan MK Soal PHPU Pilpres

Kata Berita -  Aparat gabungan  TNI - Polri  menjaga gedung  Mahkamah Konstitusi , Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Istana Merdeka menjelang sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU)  Pilpres  2019.   Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas  Polri  Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, sebanyak 47 personel gabungan diinstruksikan untuk menjaga objek vital di Ibu Kota. Dia merinci dari unsur  TNI  mengerahkan 17 ribu personel,  Polri  28 ribu personel dan pemerintah 2 ribu petugas. "Jadi seluruh kekuatan yang terlibat dalam pengamanan di gedung MK dan sekitarnya hampir 47 ribu," kata Dedi di Mabes  Polri , Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019). Personel yang akan mengamankan gedung MK lebih banyak ketimbang gedung lain. Sebanyak 13 ribu personel dikerahkan di gedung MK di Jalan Medan Merdeka Barat. "Kemarin disampaikan untuk pengamanan MK kurang lebih sekitar 13 ribu personel yang...

Aubameyang, Mane, dan Salah Jadi Pemenang Gelar Topskor Bersama

Kata Berita -  Trofi Sepatu Emas yang dihadiahkan kepada pencetak gol terbanyak  Liga Primer Inggris  harus dibagi kepada tiga nama berbeda. Pierre Emerick Aubameyang, Sadio Mane, dan  Mohamed Salah  berhasil mengoleksi jumlah gol yang sama sehingga sama-sama berhak atas trofi Sepatu Emas  Liga Primer Inggris  musim 2018-2019. Nama  Mohamed Salah  sebenarnya menjadi unggulan pertama dalam persaingan topskor musim ini. Karena sepekan sebelum laga pamungkas di gelar, penyerang asal Mesir ini telah berhasil menduduki posisi puncak dengan raihan 22 gol. Sedangkan Sergio Aguero, Aubameyang, dan Mane berada di bawahnya dengan selisih dua gol. Namun dua nama terakhir berhasil menambahkan dua gol di laga pamungkas yang membuat ketiganya memiliki jumlah koleksi gol yang sama. 22 goals Pierre-Emerick Aubameyang Sadio Mane Mohamed Salah Three amazing players, three amazing seasons and all worthy winners of the @CadburyUK Go...

Tragedi Trisakti 98 Diharapkan Tak Terulang

Kata Berita -  Peristiwa tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 diharapkan tidak kembali terulang pada saat sekarang ini. Hal itu dikatakan  Aktivis 98   Adian Napitupulu  saat berziarah ke makam pahlawan reformasi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (12/5/2019), dalam peringatan 21 Tahun  Tragedi Trisakti . "Untuk alasan apapun juga, bangsa Indonesia tidak boleh kembali ke masa lalu," kata Adian. Yakni, jaman di mana masyarakat dikekang dan terbelenggu oleh kekuasaan otoriter selama masa Orde Baru sehingga memancing pergerakan elemen mahasiswa dari seluruh Indonesia. Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menegaskan Indonesia untuk alasan apapun tidak boleh balik ke jaman dimana nyawa tidak ada harganya, jaman dimana orang tidak bisa bicara, jaman kebebasan dibelenggu sedemikian rupa. Saat ini, lanjut Adian, ada banyak kemajuan yang dirasakan masyarakat di dalam menjalani sistem demokrasi pasca reformasi. Indonesia sedikit demi ...