Langsung ke konten utama

Ini Penyebabnya Kenapa Tiga Hari ini Panas Sangat Menyengat

Kata Berita - Berdasarkan data pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Citeko, Kabupaten Bogor, sejak tiga hari kebelakang rata-rata suhu di kawasan Bogor berada di atas 32 derajat, dari suhu normalnya yang berkisar dibawah 30 derajat. 
Forcaster Stamet di BMKG Stasiun Klimatologi Citeko, Ronald C Wattimena menjelaskan, secara umum suhu normal kawasan Puncak, Kabupaten Bogor pada siang hari berada pada 23,4 hingga 25,5 derajat celcius. 
"Normalnya segitu, tapi sudah tiga hari ini suhunya menyentuh 34 derajat celcius," akunya saat dihubungi AKURAT.CO, Rabu (23/10/2019). 
Sambung dia, sejumlah kawasan di Kota Bogor  juga mengalami hal yang sama. Bahkan rata-rata suhu pernah menyentuh angka 36 hingga 38 derajat celcius. 
"Data suhu maksimum di Puncak, Senin (21/10) tercatat 30.3°C dengan kelembaban udara 27% (sangat kering). Tidak hanya di Puncak, di kota Bogor suhu udara tercatat hingga 36°C," tambah dia. 
Ia juga menuturkan, fenomena suhu panas ini terjadi lantaran adanya gerak semu matahari. Dimana bagian selatan khatulistiwa, sedang terjadi penyebaran suhu panas yang hampir merata pada September lalu. 
"Matahari  berada di sekitar wilayah khatulistiwa dan akan terus bergerak ke belahan Bumi selatan hingga Desember. Maka, radiasi matahari di selatan semakin banyak," pungkas Ronald.

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

47 Ribu Personel Gabungan Amankan Jakarta Jelang Putusan MK Soal PHPU Pilpres

Kata Berita -  Aparat gabungan  TNI - Polri  menjaga gedung  Mahkamah Konstitusi , Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Istana Merdeka menjelang sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU)  Pilpres  2019.   Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas  Polri  Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, sebanyak 47 personel gabungan diinstruksikan untuk menjaga objek vital di Ibu Kota. Dia merinci dari unsur  TNI  mengerahkan 17 ribu personel,  Polri  28 ribu personel dan pemerintah 2 ribu petugas. "Jadi seluruh kekuatan yang terlibat dalam pengamanan di gedung MK dan sekitarnya hampir 47 ribu," kata Dedi di Mabes  Polri , Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019). Personel yang akan mengamankan gedung MK lebih banyak ketimbang gedung lain. Sebanyak 13 ribu personel dikerahkan di gedung MK di Jalan Medan Merdeka Barat. "Kemarin disampaikan untuk pengamanan MK kurang lebih sekitar 13 ribu personel yang...

WOW! Motor Sport Aprilia GPR250 akan Masuk Indonesia, Benarkah?

Kata Berita -  Pasar motor  sport fairing  250 cc di Indonesia telah diramaikan oleh sejumlah raksasa otomotif. Sebut saja Yamaha dengan YZF-R25, Honda dengan CBR250RR, dan Kawasaki Ninja 250 FI. Piaggio  lewat  brand  Aprilia baru saja meluncurkan motor  sport  GPR250 di Tiongkok. Namun, belum ada sinyal apakah  Piaggio  akan memboyong  Aprilia GPR250  ke Indonesia. Kendati demikian, PR & Communications Manager PT  Piaggio  Indonesia,  Robby Gozal  mengatakan ada peluang bagi Aprilia 250 untuk meramaikan pasar motor  sport fairing  250 cc Tanah Air. "Tapi memang kita perlu pelajari  market -nya," ujar dia dalam bincang media di Street Gallery Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019). Robby menyatakan pihaknya ingin mengetahui apakah Aprilia 250 cocok dibawa ke Indonesia. Hal tersebut juga menurutnya selalu ditekankan Presiden Direktur  Piaggio  Indones...

Tingginya Tingkat Kelembaban Mengakibatkan Cuaca Panas di Jakarta

Kata Berita -  Cuaca panas serta gerah kini tengah melanda tanah air. Terjadi karena ada gerak semu harian matahari yang bergeser ke selatan. Pergerakan ini terjadi pada bulan September hingga awal Desember. Berdasarkan hasil pantauan cuaca di Stasiun Klimatologi BMKG Jakarta, tercatat suhu minimum mencapai 24 derajat celcius dan maksimum 38 derajat celcius. Bahkan, ada imbauan dari BMKG agar waspada lantaran potensi suhu naik hingga 40 derajat celsius bakal terjadi. Suhu itu semakin terasa panas lantaran angka Kelembaban udara juga semakin tinggi. Terkini, Kelembaban berada di kisaran 53 persen sampai 92 persen. Tingkat Kelembaban udara yang cukup tinggi terjadu karena salah satu sifat uap air yang menyerap radiasi matahari tidak bekerja dengan baik. Penyebab lainnya adalah pola angin yang bergerak dari timur atau yang biasa disebut angina Timuran. Sumber : Akurat.co